Madu Lebah & Anak

Mengenal manfaat dan khasiat madu yang dihasilkan lebah untuk kesehatan anak

Macam-Macam Cara untuk Mencegah Timbulnya Alergi pada Anak

Alergi pada anak sering terjadi pada usia pertama kehidupannya. Penyebabnya sangat banyak, selain karena sistem kekebalan dan organ dalam tubuhnya belum berkembang sempurna, resiko alergi paling besar dimiliki bayi atau anak yang memiliki riwayat keluarga yang juga mengalami alergi, terutama yang berasal dari silsilah orangtuanya.
Alergi sebenarnya merupakan bagian dari sistem pertahanan tubuh terhadap zat-zat asing yang masuk ke dalam tubuh. Namun pertahanan tersebut seringkali menimbulkan reaksi yang berlebih sehingga diikuti dengan munculnya berbagai reaksi fisik yang mengganggu, seperti mual, muntah, ruam kemerahan, gatal hingga sesak napas.
Memang biasanya setelah mencapai usia 3 tahun, alergi tersebut bisa hilang sendiri. Namun sebagai orangtua yang baik, kita tetap wajib mencari tahu cara pencegahan yang tepat agar dampak negatif maupun risiko fatal akibat alergi dapat diminimalisir. Alergi yang tidak mendapat penanganan dan perawatan yang baik dapat berpotensi mengganggu tumbuh kembang anak.

Cara-Cara untuk Mencegah Timbulnya Alergi

cara mencegah timbulnya alergi pada anak

Perhatikan aliran udara dan jaga kebersihan rumah
Sirkulasi udara yang baik dan rumah yang minim debu dapat mengurangi resiko alergi yang menyerang sistem pernafasan dan kulit anak seperti rhinitis, asma, pilek dan batuk, hingga biduran. Serangga-serangga seperti kecoa, tungau, kaper dan sebagainya juga sering menimbulkan alergi, itulah sebabnya penting untuk Anda selalu menjaga kebersihan dan sanitasi rumah.

Perhatikan zat-zat kimia pada deterjen atau produk perawatan bayi
Alergi kulit kerap terjadi pada bayi dan ini biasanya diakibatkan oleh beberapa alergen berupa zat kimia. Zat-zat kimia tersebut bisa berasal dari deterjen, pewangi atau pelembut pakaian hingga produk perawatan tubuh bayi seperti sampo, sabun, bedak dan losion. Anda perlu memperhatikan kandungan zat kimia dalam komposisinya.

Tingkatkan vitamin D
Penelitian menunjukkan bahwa kekurangan vitamin D juga dapat mengakibatkan gejala alergi atau dapat menyebabkan alergi bertambah parah. Jika anak Anda mengalami alergi, ia harus mendapatkan asupan vitamin D yang lebih banyak dari biasanya.
Asupan vitamin D yang paling baik dan dapat diperoleh dengan mudah adalah dari terapi sinar matahari pagi, yakni saat-saat antara pukul 7 hingga 10 pagi. Terapi ini juga baik untuk kesehatan tulang si kecil.

Asupan ASI
Air Susu Ibu (ASI) merupakan bekal utama si kecil untuk tumbuh kembang dengan baik. Kandungan nutrisi pada ASI sangat unik dan tidak dapat ditemukan di susu-susu lainnya. ASI juga mengandung kolostrum yang bermanfaat untuk membentuk kekebalan tubuh si kecil secara alami. Beri asupan ASI setidaknya hingga si kecil berusia 6 bulan dan akan lebih baik jika ASI diberikan hingga anak berusia 12 bulan.

Makan makanan yang sehat
Sebagai ibu, Anda harus senantiasa mengkonsumsi makan makanan yang sehat seperti sayuran dan buah-buahan agar ASI yang Anda berikan untuk si kecil mengandung banyak nutrisi penting yang berperan membantu berkembangnya sistem kekebalan tubuh si kecil.

Pemberian susu formula khusus
Alergi anak terhadap susu juga dapat diminimalisir dan diatasi dengan cara pemberian susu formula khusus seperti susu isolat protein soya, susu hidrolisa total, dan sebagainya. Untuk pemberian susu formula khusus tersebut diperlukan adanya konsultasi lebih jauh dengan dokter. Selalu perhatikan dan konsultasi dengan dokter spesialis anak untuk memantau keadaan buah hati Anda.

Demikian cara mencegah munculnya alergi pada anak akibat berbagai macam hal atau zat alergen. Dengan cara-cara tersebut, diharapkan agar alergi tidak lagi menjadi momok bagi para orangtua.

Updated: April 2, 2018 — 7:04 pm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Madu Lebah & Anak © 2017
%d bloggers like this: